13 Maret 2016

Oh Jadi Ini Sosok Sang Pelukis Uang Rupiah

 Uang rupiah merupakan hal utama di negara Indonesia untuk alat transaksi. Tanpa adanya uang, maka transaksi tak akan bisa dilakukan. Seperti yang kamu tahu, dalam tiap lembar uang rupiah, terdapat gambar-gambar pahlawan dan juga pemandangan yang ada di Indonesia. Pernahkah terpikir olehmu siapa yang menggambar itu semua?

Semua gambar atau lukisan yang ada di dalam lembaran uang rupiah itu digambar oleh Pak Mujirun. Beliau adalah seorang engraver atau bahasa mudahnya pengukir gambar.

Pak Mujirun (Efenerr)

Pak Mujirun memang menggunakan skala sama persis dengan lukisan yang ada di uang kertas, jadi beliau harus menggunakan suryakanta (kaca pembesar) saat melukis. Saat memperhatikan hasil karyanya melalui suryakanta, terlihat permainan garis-garis yang amat tipis beliau torehkan pada karyanya.

Senin (1/2/2016), Pak Mujirun yang mendapatkan pendidikan formal dari Sekolah Seni Rupa Yogyakarta ini kemudian mengikuti seleksi di Peruri untuk menjadi calon engraver menggantikan engraver senior sebelumnya. Dari sekian banyak yang diseleksi, Pak Mujirun lolos dengan 3 orang lainnya, setelah melalui tahap akhir akhirnya Pak Mujirun lolos menjadi satu-satunya calon engraver di Peruri. Setelah itu Pak Mujirun diberangkatkan ke Italia untuk belajar engrave lalu ke Swiss untuk belajar engrave standar mata uang.

Pak Mujirun (Efenerr)

Yang dikerjakan Pak Mujirun bukan pekerjaan mudah dan remeh. Engrave bagi mata uang adalah salah satu pengaman mata uang, sehingga perlu dibuat serumit mungkin namun tetap menghasilkan gambar yang realistis. Proses kerja Pak Mujirun adalah menggambar di atas pelat baja, kemudian beliau ukir gambar-gambar mata uang yang sudah digambarnya itu ke plat bajanya. Pak Mujirun harus melakukannya perlahan, garis demi garis, teliti dan tidak ada kesalahan.Pak Mujirun (Efenerr)

Proses pembuatan yang menghabiskan waktu berbulan-bulan tersebut tidak mudah, Pak Mujirun harus mengukir pelat baja dengan alat ukir khusus berujung mirip huruf V, komposisi gambar seperti gelap terang, bayangan, hingga lukisan tersebut berdimensi dibedakan dengan ukiran-ukiran garis pada pelat baja tersebut. Proses ini tidak boleh salah sedikitpun, karena jika ada kesalahan berarti master cetakan itu rusak dan Pak Mujirun harus mengulang lagi proses engrave itu dari awal. Bisa dibayangkan tingkat ketelitian dan presisi hasil kerja Pak Mujirun tersebut.

Hasil gambar Pak Mujirun (Efenerr)

Pak Mujirun membeberkan rahasianya, berlatih menggambar menurutnya melatih kepekaan rasa. Itulah kunci sukses Pak Mujirun, dengan terus berlati dan mengolah rasa. Semua gambar yang ia buat adalah kumpulan-kumpulan arsiran garis yang kemudian bersatu membentuk gambar utuh. Pak Mujirun mencontohkan, ketika dia hendak membuat mata, dia membuat lingkaran dahulu sebagai pola awal. Kemudian dia membuat arsir, garis-garis kecil untuk membentuk mata, membuat mata tampak berdimensi dan akhirnya menghasilkan satu gambar mata utuh.

Dulu selain menjadi engraver, Pak Mujirun juga penah menjadi pelukis lepas. Karya-karyanya dihargai tinggi karena tingkat kerumitan yang tinggi. Contohnya gambar Presiden SBY yang gambarnya bisa kamu lihat di bawah ditaksir senilai Rp 25 juta. Nilai itu wajar karena proses pembuatan lukisan dengan metode arsir ini butuh waktu lama dan ketelitian tinggi. Untuk 1 potret wajah seukuran A4 lama pengerjaannya adalah 1 bulan.

Hasil gambar Pak Mujirun (Efenerr)

Kini Pak Mujirun sudah pensiun dari Peruri, menikmati hari tua di bilangan Ciledug dengan melukis dan berbagi ilmu kepada siapapun. Jika dianalogikan Pak Mujirun sudah mencapai tahap Pandhita, menyepi dari riuh duniawi dan membagi ilmu

Sumber: jadiberita

12 Maret 2016

Supernova Paling Terang yang Pernah Ada di Alam Semesta!

 Supernova paling terang yang pernah dilihat telah dikonfirmasi, tetapi masih membuat para astronom bingung memikirkan bintang jenis apa yang menyebabkan supernova yang sangat terang ini.


Supernova menandai kematian dari sebuah bintang yang runtuh ke dalam diri mereka sendiri dan meledak. Mereka adalah salah satu obyek yang paling terang dan paling energik di alam semesta.

Yang satu ini, yang disebut ASASSN-15lh, sekitar 3,8 miliar tahun cahaya jauhnya, 200 kali lebih kuat daripada kebanyakan supernova, dan dua kali lebih terang dari pemegang rekor sebelumnya. Supernova ini bersinar 20 kali lebih terang dari output gabungan dari Bima Sakti dengan 100 miliar bintang, dan dalam enam bulan terakhir, telah memuntahkan energi sebanyak 10 kali yang dimuntahkan matahari seumur hidup, kata Krzysztof Stanek dari Ohio State University, co-principal investigator dari All Sky Automated Survey for SuperNovae (ASAS-SN).

"Supernova yang satu ini benar-benar luarbiasa" katanya. "Jika supernova ini berada di galaksi kita sendiri, maka ia akan bersinar lebih terang dari bulan purnama; tidak akan ada malam, dan akan mudah terlihat pada siang hari. "

Krzysztof Stanek melihat outburst pada 14 Juni saat meneliti gambar teleskop sambil minum kopi pagi, dan mengingatkan seluruh tim ASAS-SN, termasuk Subo Dong di Kavli Institut Astronomi dan Astrofisika di Universitas Peking. Dong cepat mengisyaratkan jaringan astronom amatir yang membantu tim mengkonfirmasi mungkin supernova, dan menerima beberapa gambar malam itu.



Supernova ini tampaknya berada dalam sebuah galaksi tua yang besar, lebih besar dan lebih terang dari Bima Sakti, dan ini hal yang tidak biasa karena beberapa supernova superluminous lain yang dikenal ditemukan di galaksi muda yang kecil dan redup. Supernova ini juga jauh lebih panas dari ledakan bintang lainnya.

Mammoth atau Magnetar

Keanehan ini bukan berarti para astronom tidak benar-benar yakin apa itu, kata Stanek. "Analoginya adalah, kita telah mempelajari gajah, dan kami telah menemukan gajah terbesar yang pernah ada," katanya. "Ada kemungkinan itu bukan gajah, tapi mammoth, peninggalan dari alam semesta yang lebih awal"

Mungkin itu adalah objek eksotis yang berbeda yang disebut magnetar, jenis khusus dari bintang neutron dengan medan magnet yang kuat. Tapi ASASSN-15lh lebih kuat daripada magnetar yang paling mungkin, sehingga tampaknya tidak mungkin itu adalah magnetar, kata Steve Rodney di University of South Carolina.

Kemungkinan lainnya adalah, supernova ini adalah sisa-sisa bintang yang dikoyak dan dilahap oleh lubang hitam supermasif, atau supernova biasa yang sedang diperbesar oleh lensa kosmik, sebuah efek gravitasi. Namun kedua teori itu juga tampaknya tidak mungkin, karena supernova tersebut tidak memiliki hidrogen dan helium yang akan menjadi tanda dari lubang hitam yang sedang 'makan', dan jarak supernova ini juga relatif dekat, sehingga tidaklah masuk akal jika supernova ini diperbesar oleh sebuah lensa gravitasi.

ASASSN-15lh baru saja bergerak ke belakang matahari, tapi astronom telah mengambil data baru dengan menggunakan Swift Gamma Ray Burst Explorer. Selanjutnya para astronom menunggu data dari pengamatan dari Hubble yang diharapkan akan memberikan astronom wawasan yang lebih dalam mengenai asal-usul obyek aneh itu. Stanek mengatakan dia ingin mendengar teori-teori baru tentang bintang jenis apa itu sebenarnya.

"Ketika Anda melihat sesuatu yang belum pernah terlihat sebelumnya, Anda merasa senang," katanya. "Ini sesuatu yang tidak sering terjadi"

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2016/01/supernova-paling-terang-yang-pernah.html

Sebenarnya Gimana sih Kabut Terbentuk?

  
(Gambar: Pixabay.com)\

 Di pagi hari yang dingin, atau saat kita sedang mendaki gunung, kita sering menemui kabut. Dan gara-gara kabut ini jarak pandang kita menjadi terbatas dan udara akan terasa lebih dingin. Bagaimana kabut bisa terbentuk?

Well, kabut sebetulnya adalah awan. Ya, bisa dibilang saat kita berjalan melewati kabut, secara harfiah bisa dikatakan bahwa kita sedang ‘menembus awan’. Tapi bedanya, kabut ada di permukaan bumi, sedangkan awan berada lebih tinggi. Sementara proses terbentuknya kurang lebih sama saja.

Jadi seperti yang sudah kita tahu, udara di sekitar kita ini mengandung air dalam bentuk uap atau gas. Tapi, ternyata udara hangat mampu menampung uap air dalam jumlah yang lebih banyak. Nah, ketika didinginkan maka uap air yang tadinya ada di udara akan mengembun sebagian. Alias, kembali ke wujudnya semula, yakni cair.

Di waktu atau tempat tertentu, seperti perpindahan dari malam ke pagi hari, atau di lereng dan puncak gunung, udara akan mengalami perubahan suhu. Sehingga uap air atau gas tadi akan mencapai titik jenuh dan berubah kembali menjadi air.

Tentu saja pada awalnya air ini hanya berupa titik-titik air yang sangat ringan. Makanya mereka bisa melayang-layang di udara.

Karena jumlahnya yang banyak, maka titik-titik air yang melayang ini sanggup mengganggu penglihatan kita lho. Mereka kemudian terbagi, ada yang terus naik ke atas dan menjadi awan, sementara titik-titik air yang lebih berat akan jatuh ke bumi dan menempel di daun, kaca rumah, dan benda-benda lain.

Kabut yang menempel di benda-benda sekitar kita inilah yang kemudian kita kenal sebagai embun.

Atau jika yang masih bertahan melayang-layang di udara, saat matahari mulai bersinar dan udara menjadi hangat kembali, mereka akan kembali ke wujud uap atau gas. Dan kabut pun sirna terkena sinar mentari.
Info Tambahan

Kadang-kadang ketika kabut ini menjadi sangat tebal, bisa sangat mengganggu aktifitas manusia. Bahkan pesawat terbang bisa batal berangkat gara-gara gangguan kabut ini. Ada dua jenis kabut berdasar ketebalan dan jarak pandang yang bisa didapat ketika terhalang kabut.

Dalam bahasa Inggris, ketika jarak pandang sudah kurang dari seribu meter, maka dinamakan “fog“. Sedangkan jika kabutnya tipis, dengan jarak pandang masih lebih dari seribu meter, maka disebut “mist“.

Sumber: sains.me