23 April 2014

10 Tradisi Aneh di Berbagai Negara

  Lain lubuk lain ikannya. Begitulah pepatah yang berarti perbedaan adat dan tradisi di suatu tempat. Sebuah kebiasaan yang dianggap wajar di suatu daerah bisa saja merupakan hal paling tabu di daerah lain. Demikian juga sebaliknya.

Berbagai wilayah di bumi ini punya ragam adat yang unik dan cocok menggambarkan pepatah di atas. Ada baiknya kita ketahui, siapa tahu suatu saat berkunjung ke negara tersebut maka tak akan canggung lagi dengan kebiasaan setempat. Contoh-contohnya terlihat di bawah ini.


1. Menambahkan garam pada makanan
 
Di Indonesia, kita bebas menambahkan garam, lada, saus ataupun kecap sesuai selera ketika makan di restoran atau ketika diundang makan di rumah teman. Namun, jangan lakukan kebiasaan tersebut ketika kamu mengunjungi Mesir. Menambahkan garam, gula, dan sebagainya pada masakan yang telah dihidangkan dianggap tak sopan di negara tersebut. Pasalnya, orang yang memasak makanan akan langsung berpikiran bahwa sang tamu tidak menyukai rasa masakan yang mereka hidangkan.



2. Menulis dengan tinta merah
Mungkin kamu adalah tipe orang kreatif dan ceria yang menyukai warna-warna cerah. Namun, sebaiknya hindari menulis dengan tinta merah dan gunakan pulpen dengan warna netral seperti hitam atau biru. Tulisan dengan tinta merah dianggap tak sopan di Indonesia. Sementara itu, di Korea Selatan, penulisan nama orang dengan menggunakan tinta merah menunjukkan bahwa orang tersebut sudah meninggal dunia.



3. Membenturkan gelas

Di beberapa negara, bersulang sambil saling membenturkan gelas sebelum minum dianggap sebagai gesture yang melambangkan penghormatan, sopan santun, atau perayaan atas suatu kejadian. Hal yang sama tak berlaku di Hungaria. Negara tersebut menganggap bersulang sambil membenturkan gelas adalah sebuah tindakan penghinaan. Ada sejarah kelam dibalik pandangan tersebut. Ternyata, pada masa peperangan antara Austria dan Hungaria, tentara Austria pernah bersulang dengan mendentingkan gelas untuk merayakan kematian 13 pimpinan prajurit Hungaria.



4. Makan tanpa sendok garpu
 
Norwegia termasuk salah satu negara yang sangat mementingkan tata krama saat makan (table manners). Sendok, garpu, pisau, dan peralatan lainnya harus selalu digunakan ketika makan. Makan lahap dengan menggunakan tangan dianggap tak sopan di Norwegia, begitu pula halnya dengan mengobrol, mendentingkan sendok atau garpu ke piring, bersendawa, mengunyah makanan sambil bersuara.



5. Memberikan hadiah berupa benda tajam
Meskipun temanmu di Belanda hobi memasak, jangan pernah memberikan hadiah pisau kepadanya. Mengapa? Ternyata, warga Belanda percaya bahwa memberikan hadiah berupa benda-benda tajam akan memdatangkan kesialan. Untuk amannya, jika ada teman Belandamu yang ulang tahun, berikan saja mereka benda-benda yang empuk dan lembut seperti boneka, bantal, atau selimut.




6. Datang tepat waktu
Jam karet menjadi salah satu kebiasaan warga Indonesia yang paling menyebalkan. Ternyata, kebiasaan tersebut malah dianggap sopan di Venezuela. Justru, kamu akan dianggap tak sopan jika datang terlalu cepat atau tepat waktu saat diundang ke pesta. Sang tuan rumah akan merasa kamu terlalu bersemangat atau malah serakah dan ingin segera mencicipi hidangan-hidangan pesta. Waktu yang aman untuk datang ke pesta di Venezuela adalah sekitar 10-15 menit setelah jadwal yang ditentukan.



7. Bayar makanan masing-masing
Mau makan gratis di restoran? Gampang. Syaratnya, kamu harus punya teman di Turki. Ya, warga Turki senang membayarkan makanan untuk teman-teman yang mereka ajak makan. Dijamin mereka akan menolak jika kamu berbasa-basi akan membayar tagihan makanmu sendiri. Bagaimana cara membalas kebaikan mereka? Simpel saja. Kamu tinggal mengajak mereka makan di restoran dan membayarkan tagihan makanan mereka.



8. Memberikan bunga
 
Bunga kerap disebut sebagai lambang cinta. Tak heran jika bunga dan cokelat menjadi hadiah terpopuler yang diberikan pada perayaan Valentine. Namun, bunga sama sekali bukan hadiah yang menyenangkan di Cina. Bunga kerap diasosiasikan dengan kematian. Jadi, memberikan bunga pada seseorang di Cina artinya mendoakan orang tersebut agar cepat mati. Selain bunga, benda-benda yang tak boleh diberikan sebagai hadiah di Cina adalah jam, sapu tangan, dan sandal jerami.



9. Memotret orang

Sebagian besar orang di dunia suka difoto, kecuali selebriti dunia yang sudah lelah dengan paparazzi atau warga Ghana. Ya, warga Ghana! Mengapa warga Ghana tak suka difoto? Rupanya, mereka takut kalau jiwa mereka akan tercuri jika difoto oleh seseorang. Jadi, jangan repot-repot membeli kamera DSLR yang super mahal jika kamu berencana berlibur ke Ghana untuk memotret kehidupan penduduk asli sana.



10. Bergandengan tangan
Berjalan sambil bergandengan tangan menunjukkan pertemanan dan keakraban di Indonesia dan di negara-negara mayoritas Muslim. Namun di negara-negara barat, tindakan tersebut ternyata dianggap menunjukkan orientasi seksual seseorang, khususnya jika yang bergandengan tangan adalah 2 pria dewasa. Berjalan sambil bergandengan tangan sesama pria di Amerika Serikat atau Kanada, warga lokal akan langsung beranggapan bahwa kamu dan temanmu sebagai pasangan gay.
Sumber:
voucherhotel

Anda Introvert? Ini Cirinya

  Orang dengan kepribadian ekstrovert sangat bersemangat dalam segala hal yang hiruk-pikuk. Sebaliknya introvert cenderung lebih suka menikmati secangkir teh di rumah. Itu mungkin ciri termudah membedakan kepribadian terbuka dan tertutup.

 Orang yang introvert biasanya lebih banyak menghabiskan waktu sendirian. Tak ada yang salah dengan menjadi seorang yang introvert. Tapi satu hal terburuk yang dipikirkan orang lain adalah, orang introvert cenderung pemalu dan dianggap tidak ramah. Padahal, mungkin memang memilih waktu untuk sendirian dan bahagia dengan keadaan itu.
 
Hal-hal apa sajakah yang mencirikan kepribadian introvert?

1. Betah di rumah

Introvert lebih suka tinggal di rumah daripada pergi keluar dengan teman-teman. Ketika mereka pergi ke pesta, mereka biasanya punya waktu, tetapi mereka lebih suka berada di rumah. Hampir setiap introver adalah orang rumahan. Jika kamu adalah orang yang harus diseret keluar oleh teman kamu pada setiap akhir pekan, kamu mungkin benar introvert. Membaca buku yang bagus atau menonton film favorit jauh lebih baik bagi kamu daripada pergi keluar dan bersenang-senang.



2. Mencintai ketenangan
Jika kamu menyukai dan menikmati ketenangan, ini adalah tanda lain bahwa kamu adalah seorang introvert. Semua orang dapat menikmati ketenangan, baik ekstrovert atau introvert, tapi introvert menikmatinya dengan cara yang tidak biasa. Mereka mendambakan ketenangan karena memberikan energi buat mereka, meningkatkan suasana hati mereka, dan membuat mereka merasa senang dan siap untuk menghadapi situasi apa pun.


3. Keramaian bikin stres

Jika situasi sosial biasanya membuat kamu stres, kamu mungkin benar introvert. Banyak introvert yang bisa berpura-pura senang bergaul ketika dirasa perlu, tetapi mereka merasa tidak nyaman dan mencari cara untuk menghabiskan waktu sendirian. Mereka merasa lega ketika mereka sudah mendapatkan situasi sosial dan berada di dunia kecil mereka lagi.


4. Pesta kejutan bukan untuk kamu

Untuk seorang introvert, pesta kejutan hanyalah akhir dunia. Mereka tidak suka menjadi pusat perhatian dan mereka membenci semua ribut-ribut yang dibuat untuknya. Tentu saja, mereka menghargai sikap itu, tapi pesta kejutan ini bukan untuk mereka. Sebuah perayaan yang tenang dan sederhana dengan beberapa teman dekat atau keluarga sudah cukup bagi mereka.


5. Butuh pemulihan setelah acara

Jika acara kumpul-kumpul di keramaian menjadi sumber energi bagi eksprovert, maka acara itu menguras energi bagi inrovert. Jika kamu membutuhkan waktu pemulihan setelah acara sosial bahkan untuk kembali ke diri sendiri dan merasa normal lagi, kamu adalah seorang pendiam sejati. Kamu mungkin ingin menemukan cara untuk menghabiskan waktu sendirian dan mendengar pikiran kamu lagi. Ini tidak buruk. Menjadi seorang ekstrovert atau introvert adalah tipe kepribadian yang dapat diterima.


6. Berinteraksi dengan individu


Introvert selalu lebih memilih untuk berinteraksi dengan orang per orang dan mencoba menghindari sekelompok orang. Mereka merasa nyaman dan menikmati obrolan ketika mereka berkomunikasi dengan satu atau dua orang. Jika kamu seorang introvert, sekelompok besar orang dapat membuat kamu seperti terlempar keluar. Jika diberi pilihan, kamu akan bergabung dengan grup kecil, bukan sebuah pertemuan besar.


7. Memiliki beberapa teman

Setiap orang membutuhkan teman, tak terkecuali orang yang introvert. Tapi introvert lebih memfokuskan pada kualitas teman-teman mereka daripada kuantitas. Mereka tidak peduli berapa banyak persahabatan yang mereka miliki. Introvert memilih teman-teman mereka secara bijaksana dan ketika mereka menemukan mereka, mereka mengabdikan diri untuk persahabatan mereka.

Sumber : apakabardunia.com

Minas Tirith, Kota Megah dari Korek Api Istimewa

  Minas Tirith, yang sempat porak-poranda karena serangan penyihir jahat Saruman,  kini telah berdiri megah kembali. Dalam trilogi Lords of The Rings, Gandalf dan kawan-kawan fellowship of the rings menahan gempuran tersebut. Tapi di dunia nyata kota berjulukan White City ini dibuat oleh Pat Acton dari batang korek api.

Ya, ini memang hanya sebuah instalasi seni replika Kota Para Raja dalam novel karangan J.R.R. Tolkien. Penggarapannya sangat serius, selama tiga tahun mulai dari 2010 Pat merangkai korek api satu persatu. Hasilnya, Minas Tirith dari 420.000 batang korek api.


Penciptaan karya spektakuler dari batang korek api memang sudah sering dilakukan banyak seniman. Pembedanya, Pat memesan batang korek api tanpa kepala sulfur. Karena itulah, imajinasinya membuat Kota Putih itu dapat terwujud. Lihat saja hasilnya berikut ini.

 
Proses pembuatan
Pat Acton dan hasil karyanya
Sumber : apakabardunia.com